Portalbhayangkara l.web.id
SITARO – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (6/1/2026). Kunjungan tersebut diikuti oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, serta Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau wilayah terdampak di Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur. Selain melihat langsung kondisi pascabencana, Forkopimda juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan dukungan moril kepada para korban yang saat ini mengungsi di Kelurahan Bahu serta Gedung Museum Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan bahwa kehadiran Forkopimda di lokasi bencana bertujuan memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam merespons situasi darurat bencana.
Ia menambahkan, Forkopimda juga memberikan semangat kepada masyarakat terdampak dengan menegaskan bahwa pemerintah bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan hadir untuk membantu pemulihan pascabencana. Kehadiran langsung di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana, Polda Sulut telah mengerahkan sebanyak 204 personel gabungan yang terdiri dari satuan Brimob, Samapta, Polair, Dokkes, dan Humas. Personel tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung kebencanaan untuk membantu tugas Polres Kepulauan Sitaro di lokasi terdampak.
Selain Polri, penanganan bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro juga melibatkan unsur TNI serta instansi terkait lainnya. Seluruh pihak terus berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pemulihan kondisi wilayah yang terdampak banjir bandang. {Pimred}