🕌
Jadwal Sholat Sulawesi Dzuhur 12:10 | Ashar 15:30 | Maghrib 18:00 | Isya 7:20 | Shubuh 4:35
💰
Harga Emas Hari Ini 3,23 jt/gr ↗ 0%
🌤️
Cuaca Jakarta Berawan | 28°C
📰
Berita Terkini Update Terbaru Seputar Indonesia

Paskah Nasional 2026 di Manado, 1.216 Personel Gabungan Disiagakan, Pengamanan Terintegrasi Berbasis Risiko

MANADO | PORTAL BHAYANGKARA - Kota Manado bersiap menjadi pusat perhatian nasional dalam perayaan Paskah 2026, dengan skema pengamanan terpadu yang dirancang berbasis risiko dan mobilitas tinggi. Sebanyak 1.216 personel gabungan lintas instansi diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulut Awi Setiyono, apel kesiapan digelar di Mapolda Sulut sebagai langkah final validasi kesiapan personel, sarana, serta koordinasi lintas sektor. Momentum ini sekaligus mempertegas kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah event berskala nasional.

Dalam arahan strategis yang dibacakan dari Kapolda Sulut Roycke Harry Langie, ditegaskan bahwa pengamanan tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga adaptif terhadap potensi gangguan di lapangan. Kota Manado diproyeksikan menerima sekitar 45.000 peserta dari berbagai daerah, termasuk pejabat nasional dan tokoh agama.

Pengamanan difokuskan pada titik-titik krusial dengan pendekatan berbasis data, meliputi jalur transportasi, lokasi kegiatan, hingga pusat akomodasi. Area strategis seperti Bandara Internasional Sam Ratulangi, kawasan Megamas Manado, serta jalur utama menjadi prioritas pengawasan.

Distribusi kekuatan personel mencakup 959 anggota Polri, 105 personel TNI, 50 petugas Dinas Perhubungan, dan 100 unsur organisasi kemasyarakatan. Struktur pengamanan dibagi dalam beberapa satuan tugas, termasuk pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta unit mobile respons cepat dari Brimob dan Dalmas.

Selain pengamanan fisik, rekayasa lalu lintas juga menjadi bagian dari strategi utama. Sejumlah ruas seperti Jalan Piere Tendean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sam Ratulangi akan mengalami penyesuaian guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama puncak kegiatan.

Pendekatan kolaboratif antar stakeholder menjadi kunci, terutama dalam mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, hingga gangguan keamanan. Optimalisasi sarana dan prasarana didorong untuk memastikan respons cepat terhadap dinamika lapangan. 

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas. Ini adalah momentum menunjukkan bahwa Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang aman dan ramah,” ujar Wakapolda.

Sebagai bagian dari transparansi publik, pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi. Namun, seluruh langkah ini diambil demi menjamin perayaan Paskah Nasional berlangsung khidmat, aman, dan berkelas nasional. Sof
f 𝕏 📞 +
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
PORTALBHAYANGKARA
BERANI OBJEKTIF TERUKUR