Bitung | Portal bhayangkara - Semangat kebersamaan dan sukacita Paskah terpancar kuat dalam Selebrasi Paskah Ibadah Agung dan Pawai Remaja se-Sinode GMIM Tahun 2026 yang digelar di Kota Bitung, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan berskala besar ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, dengan diikuti sekitar 25.000 peserta dari berbagai wilayah pelayanan.
Sejak pagi hari, ribuan peserta telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian ibadah agung yang diawali dengan registrasi, puji-pujian, hingga pelaksanaan ibadah yang sarat makna kebangkitan Kristus. Momentum spiritual ini kemudian dilanjutkan dengan pawai Paskah yang mengambil rute strategis di pusat Kota Bitung, menampilkan ekspresi iman dan kreativitas generasi muda gereja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pimpinan Sinode GMIM, Pemerintah Kota Bitung, serta unsur Forkopimda. Kehadiran para pemimpin ini menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan persatuan.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan secara maksimal dan terintegrasi oleh 295 personel Polres Bitung yang didukung oleh BKO Brimob serta sinergi lintas instansi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, organisasi kepemudaan lintas agama, hingga elemen masyarakat. Kolaborasi ini mencerminkan semangat toleransi dan tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Selain itu, kesiapsiagaan juga ditunjukkan melalui layanan kesehatan. Sebanyak 81 peserta mendapatkan penanganan medis, baik di lokasi maupun dirujuk ke sejumlah rumah sakit. Sebagian besar telah kembali pulih, sementara lainnya masih dalam observasi dengan kondisi terpantau baik.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Polres Bitung AKP Novri Sadia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama semua pihak.
“Kami mengedepankan pengamanan yang humanis, proaktif, dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh peserta. Sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah, panitia, dan masyarakat menjadi kunci utama sehingga kegiatan besar ini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Novri Sadia.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pada pukul 17.30 WITA dalam situasi yang tetap kondusif, Selebrasi Paskah Remaja GMIM Tahun 2026 di Kota Bitung menjadi contoh nyata bagaimana nilai kebersamaan, toleransi, dan tanggung jawab dapat berjalan selaras dalam kehidupan bermasyarakat. Sof