Portalbhayangkara,web,id
TALAUD — Menutup rangkaian tugas sepanjang tahun 2025, Polres Kepulauan Talaud menggelar press release akhir tahun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas institusi Polri kepada masyarakat. Kegiatan ini memuat evaluasi penanganan perkara, kinerja operasional, serta capaian pelayanan publik selama satu tahun terakhir.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Video Conference Mapolres Kepulauan Talaud tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., Rabu (31/12/2025) siang. Turut mendampingi Kabag Ops Kompol Yakobus Melale, S.H., S.AB., M.M., Kasat Reskrim Iptu Glenn C. Damar, S.Th., S.H., M.H., serta Kasat Intelkam Iptu Sutarno.
Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Satreskrim Polres Kepulauan Talaud menangani sekitar 329 perkara. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 344 perkara. Meski demikian, tingkat penyelesaian perkara justru menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, Satreskrim berhasil menyelesaikan 159 perkara, meningkat sekitar 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyelesaikan 142 perkara. Selain itu, penanganan tindak pidana korupsi (Tipikor) juga berhasil memenuhi target dengan penyelesaian satu perkara, sementara pada tahun 2024 belum terdapat capaian serupa.
Pada sektor lalu lintas, Kapolres mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengalami penurunan. Jika pada tahun 2024 tercatat 81 kasus lakalantas, maka pada tahun 2025 jumlahnya turun menjadi 72 kasus. Korban lakalantas didominasi usia produktif antara 18 hingga 40 tahun. Faktor penyebab kecelakaan sebagian besar dipicu kelalaian pengemudi serta pengaruh konsumsi minuman keras, dengan karakteristik kecelakaan didominasi lakalantas tunggal.
Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas yang dikenai sanksi tilang juga mengalami penurunan. Pada tahun 2025 tercatat 1.132 pelanggar, turun dibandingkan tahun sebelumnya dengan jumlah penindakan sebanyak 1.206. Menurut Kapolres, penurunan tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, seiring dengan intensifnya kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan Satuan Lalu Lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang publik lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memaparkan sejumlah operasi kepolisian yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, antara lain Operasi Keselamatan, Operasi Patuh, Operasi Zebra, Operasi Premanisme, Operasi Ketupat, serta Operasi Lilin yang masih berlangsung. Di bidang rekrutmen Polri, jumlah pendaftar mengalami peningkatan signifikan, dari 106 orang pada tahun 2024 menjadi 171 orang pada tahun 2025, dengan jumlah kelulusan meningkat dari enam menjadi tujuh orang putra-putri daerah Kepulauan Talaud.
Tak hanya itu, Polres Kepulauan Talaud turut mendukung penuh program Kapolda Sulawesi Utara melalui pembentukan Unit Patroli Keamanan dan Ketertiban (PANTERA) di bawah Satuan Samapta, yang pelaksanaannya melibatkan sinergi bersama Kodim 1312/Talaud dan Lanal Melonguane. Selain itu, Polres Kepulauan Talaud juga telah meluncurkan Pamapta Polres Kepulauan Talaud yang berperan aktif dan responsif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.
Press release akhir tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan evaluasi bagi Polres Kepulauan Talaud untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan publik, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, demi mewujudkan Bumi Porodisa yang aman, tertib, dan kondusif ke depan. {Pimred}