MANADO | PORTAL BHAYANGKARA - Ajang bergengsi Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026 resmi digelar di Kawasan Megamas, Manado, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menggerakkan sektor pariwisata bahari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Sulawesi Utara.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah ini menghadirkan dua kategori utama. Pada kategori Sport Fishing (mancing di laut), juara pertama berhak membawa pulang Rp100 juta, disusul Rp75 juta untuk posisi kedua dan Rp50 juta bagi juara ketiga. Sementara itu, kategori Shore Fishing (mancing pinggiran) juga menarik ratusan peserta dari berbagai daerah.
Sebanyak 105 tim dengan total 516 pemancing turut ambil bagian dalam kategori laut, termasuk peserta dari luar negeri seperti Timor Leste. Di sisi lain, kategori pinggiran diikuti sekitar 250 peserta yang tersebar di sepanjang garis pantai Pasir Putih Boulevard hingga Youth Center Manado.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, yang mewakili Kapolda Sulut dalam pembukaan kegiatan, menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, aktivitas ekonomi yang bergerak dari event seperti ini berdampak luas, mulai dari peningkatan hunian hotel, penyewaan kapal nelayan, hingga geliat pelaku UMKM seperti toko alat pancing dan usaha kuliner.
Turnamen ini sendiri digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, sekaligus menjadi wadah mempererat hubungan antar komunitas pecinta olahraga memancing atau angler.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Kementerian Pariwisata RI yang berencana memasukkan Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup sebagai agenda nasional tahunan, melihat potensi besar wisata bahari di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda turut mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga kelestarian lingkungan laut, khususnya di kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken yang menjadi salah satu ikon wisata dunia.
Pembukaan turnamen berlangsung di Dermaga Youth Center dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Sulawesi Utara, pejabat utama Polda Sulut, perwakilan Kementerian Pariwisata, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran.
Melalui event ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat, sekaligus memperkuat citra positif kepolisian di tengah publik. Sof