🕌
Jadwal Sholat Sulawesi Dzuhur 12:10 | Ashar 15:30 | Maghrib 18:00 | Isya 7:20 | Shubuh 4:35
💰
Harga Emas Hari Ini 3,23 jt/gr ↗ 0%
🌤️
Cuaca Jakarta Berawan | 28°C
📰
Berita Terkini Update Terbaru Seputar Indonesia

Turnamen Mancing Kapolda Sulut 2026 Dongkrak Ekonomi Manado, Hotel Penuh hingga UMKM Laris Manis

:
MANADO | PORTAL BHAYANGKARA - Dampak ekonomi langsung dari gelaran Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026 mulai terasa signifikan di berbagai sektor di Sulawesi Utara. Selama pelaksanaan pada 11–12 April 2026, aktivitas ekonomi di Kota Manado mengalami lonjakan yang tidak biasa.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tahlis Gallang, menilai event ini sebagai contoh konkret bagaimana sebuah kegiatan berbasis hobi mampu menciptakan efek ekonomi berantai yang luas dan cepat.

Menurutnya, lonjakan tersebut terlihat jelas dari meningkatnya okupansi hotel di sekitar lokasi kegiatan yang dilaporkan penuh oleh peserta dan wisatawan. Tidak hanya itu, sektor jasa nelayan juga mengalami peningkatan permintaan drastis, bahkan menyebabkan keterbatasan ketersediaan kapal sewaan.
“Permintaan kapal nelayan sangat tinggi. Bahkan masyarakat sempat kesulitan mendapatkan kapal karena hampir semuanya disewa peserta,” ungkapnya saat menghadiri pembukaan di Dermaga Youth Center, Kawasan Megamas, Sabtu (11/4/2026).

Di sisi lain, pelaku UMKM turut merasakan dampak positif. Rumah makan, toko perlengkapan memancing, hingga penyedia umpan mengalami peningkatan penjualan signifikan. Tahlis bahkan mengaku sempat kehabisan stok perlengkapan saat mencoba membeli kebutuhan memancing di beberapa toko di Manado.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi mesin penggerak ekonomi. Hotel penuh, kapal langka, toko pancing kehabisan barang—ini bukti nyata dampaknya,” ujarnya. 

Selain aspek ekonomi, penyelenggaraan turnamen juga dinilai profesional dan berbasis pengalaman lapangan. Sebagai penghobi memancing, Tahlis mengapresiasi sistem dan aturan lomba yang dinilai ramah bagi peserta namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah penggunaan teknologi X-Ray untuk memverifikasi hasil tangkapan. Sistem ini diterapkan guna mencegah kecurangan seperti penambahan pemberat pada ikan.

“Teknisnya sangat matang. Nyaman untuk peserta, tapi tetap ketat. Kalau ada manipulasi berat, pasti langsung terdeteksi,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi berharap event seperti ini dapat dijadikan agenda rutin. Selain sebagai wadah penyaluran hobi, kegiatan ini dinilai efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat pesisir.

Turnamen kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta yang akan bertanding di perairan Sulawesi Utara, membawa harapan besar tidak hanya untuk kemenangan, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sof
f 𝕏 📞 +
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
PORTALBHAYANGKARA
BERANI OBJEKTIF TERUKUR