Portalbhayangkara.web.id
MANADO | Panen raya jagung kuartal IV tahun 2025 kembali digelar oleh jajaran Polda Sulawesi Utara. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (8/1/2026), dengan luas lahan sekitar 4 hektar dan estimasi hasil panen 12 ton.

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan, penurunan produksi jagung di Sulawesi Utara terjadi pada tahun 2025. “Produksi jagung menurun sebesar 3,84 persen dibanding tahun 2024, dari 112,77 ton menjadi 108,93 ton. Hal ini disebabkan beberapa lahan yang sebelumnya ditanami jagung dialihkan untuk tanaman nilam,” ujarnya.
Selain Wakapolda Sulut, hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Bitung Hengky Honandar, para pejabat utama Polda Sulut, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, pejabat dinas terkait, dan perwakilan kelompok tani.

Panen raya jagung ini juga diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Cikarang melalui zoom meeting, didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Total luas lahan yang dipanen dalam kuartal IV 2025 di seluruh jajaran Polda Sulut mencapai 22,6 hektare, dengan estimasi hasil panen sekitar 57,5 ton. Ke depan, rencana penanaman jagung kuartal I tahun 2026 mencakup lahan seluas 35 hektare yang tersebar di 17 titik tanam di Sulawesi Utara.

Wakapolda menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong produktivitas pertanian di daerah.

{Pimred}