Portalbhayangkara.web.id
JAKARTA — Sebanyak 14.582 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah unggulan berasrama yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI). Seleksi nasional ini bertujuan menjaring calon peserta didik berprestasi melalui sistem meritokrasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Rangkaian seleksi diawali dengan pelaksanaan Nusantara Standard Test (NST) atau Tes Potensi Akademik (TPA) yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama sejumlah pejabat kementerian dan pemangku kepentingan nasional.

Dalam keterangannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang berlapis dan berkeadilan. Tahap awal dilakukan di daerah melalui Polda masing-masing dengan menyaring 20 persen peserta terbaik. Selanjutnya, sebanyak 400 peserta akan mengikuti Seleksi Pusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret hingga awal April 2026 untuk memperebutkan 180 kursi siswa terpilih.

Seleksi tingkat pusat meliputi pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, penelitian personel, serta tes kesamaptaan jasmani. Menurut Wakapolri, tahapan tersebut bertujuan memastikan peserta yang lolos tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, fisik, serta karakter dan budi pekerti yang kuat.

Pelaksanaan NST turut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, serta perwakilan dunia pendidikan dan industri. Kehadiran lintas sektor tersebut dinilai mencerminkan dukungan negara dalam membangun ekosistem pendidikan yang transparan dan berorientasi pada kualitas.

Animo masyarakat terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus meningkat. Jumlah pendaftar pada Angkatan Kedua ini tercatat lebih tinggi dibandingkan Angkatan Pertama yang diikuti sekitar 11.765 peserta dengan 120 siswa terpilih. Sekolah ini menerapkan kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB) yang mengombinasikan standar akademik internasional dengan nilai kebangsaan dan kepemimpinan. Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berakhir pada Mei 2026, sebelum para siswa terpilih memulai pendidikan berasrama sebagai bagian dari kontribusi Polri dan YPKBI dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. {Pimred}