Portalbhayangkara.web.id
SITARO { SULUT} _  Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara mengerahkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk membantu pemulihan kondisi pascabencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Satgas Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 Polda Sulut yang difokuskan pada penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

Sebanyak kurang lebih 105 personel Satbrimob Polda Sulut dipimpin Danki Gas AKP I Wayan Sudika dikerahkan ke lokasi bencana. Mereka bergabung dengan unsur kepolisian lainnya, Polres Sitaro, TNI, serta instansi terkait guna melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan di sejumlah titik terdampak.
Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Robby Medianus Samban menjelaskan, hingga Sabtu sore (10/1/2026), personel gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban bencana yang dilaporkan belum ditemukan. Upaya tersebut dilakukan secara maksimal dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca di lapangan.

Selain pencarian korban, personel Satbrimob Polda Sulut juga melaksanakan korvey atau kerja bakti dengan membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur dan sampah akibat banjir bandang yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat agar dapat kembali beraktivitas secara normal.
Dalam rangka mendukung kebutuhan dasar warga terdampak, Satbrimob Polda Sulut turut mendirikan dapur lapangan serta menyediakan air bersih siap minum bagi masyarakat di lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan logistik dan kesehatan warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Untuk menunjang operasional di lapangan, Satbrimob Polda Sulut juga mengerahkan sejumlah perlengkapan dan kendaraan, di antaranya mobil water treatment, kendaraan dapur lapangan, dua unit truk angkutan, sepuluh unit kendaraan roda dua, serta berbagai alat pendukung kerja bakti lainnya. Pihaknya berharap sinergi seluruh personel gabungan dapat mempercepat pemulihan kondisi wilayah Kepulauan Sitaro pascabenca

{Pimred}